Sabtu, 02 Mei 2020

Laporan Praktikum


                                           Laporan praktikum
                                       Membedah Ikan
                                    Sultan Wiranata Kusumah
                                     SMPN 38 Bandung
Tujuan:
Praktikan dapat memahami dan  mempelajari struktur dan fungsi organ hewan. Adapun tujuan dari praktikum ini agar praktikan dapat mengetahui tekhnik atau cara melakukan pembiusan dan pembedahan pada ikan.
     Kajian Teori:
Ikan tergolong hewan bertulang belakang (termasuk vertebrata) yang berhabitat didalam perairan. Ikan bernapas dengan insang, bergerak dan menjaga keseimbangantubuhnya menggunakan sirip-sirip. Ikan bersifat poikilotermal (hewan yang suhu tubuhnya sama dengan lingkungan sekitarnya).
Alat dan Bahan:
·        Pisau bedah lengkap
·        Papan bedah
·        Gunting bedah
·        Penusuk/sonde
·        Kaca pembesar
·        Ikan
·        Alat catat seperti buku adan pensil
Prosedur/Cara Kerja:
A. Letakan ikan di baki
B. Tusuk ikan pada baian mulut dan ekor menggunakan jarum/penusuk
C. Bedah ikan  menggunakan gunting
D. Bedah ikan mulai dari lubang yang dekat sirip belakang sampai  ke sirip dada
E. Sesudah itu lalu dari lubang yang di dekat sirip belakang gunting lagi ke atas sampai ke tulang belakang
F. Lalu dari sirip dada gunting sampai tulang belakang
G. Lalu sesudah di bedah tusuk kulit ikan ke atas agar bisa melihat bagian tubuhnya.
Hasil pengamatan:
Setelah ikan dibedah, pada bagian dalam tubuh ikan terdapat organ organ tubuh seperti insang,ginjal,gelbung renang,juga adanya duri yang berfungsi sebagai tempat melekatnya organ.
 Pembahasan:
Anggota tubuh ikan terdiri dari kepala,badan,dan ekor.
PAda ikan terdapat Sirip. Sirip ialah organ yang menonjol dari tubuh ikan yang ditutupi dan dihubungkan oleh selaput kulit.
  Alat eksresi ikan berupa ginjal opsitonefros yaitu merupakan tipe ginjal paling primitive yang biasanya terdapat pada amfibi dan ikan. Pada ginjal ini, tulbulus-tubulus bagian anterior telah lenyap, beberapatubulus bagian tengah berhubungan dengan testis serta terdapat konsentrasi dan pelipatgandaan tubulus di bagian posterior. Mekanisme eksresi ikan air tawar berbedadengan ikan air laut. Ikan air tawar mengeksreksi ammonia dan aktif menyerap ionanorganik melalui insang serta mengeluarkan urine dalam jumlah besar. Sebaliknya padaikan air laut mengeksresksikan sampah nitrogen berupa trimetilamin oksida (TMO),mengekresikan ion-ion lewat insang dan mengeluarkan urine sedikit.
Ikan mempunyai system ekskresi berua ginjal dan suatu lubang pengeluaran  disebut urogenital. Lubang urogenital ialah lubang tempat bermuaranya saluranginjal dan saluran kelamin yang berada tepat dibelakang anus. Ginjal pada umumnya terletak antara tulang belakang dan gelembung renang. Ginjal terdiri dari dua bagian yaitu caput renalis anterior yang tersusun atas jaringan hemapoeitik, limfoid dan endokrin sertatrunkus renalis posterior yang tersusun atas nefron-nefron dikelilingi jaringan limfoidinterstitial. Sisi kanan dan kiri dari trunkus renalis berfusi dan membentuk lengkunganyang mengisi ruangan diantara kedua gas bladder. Di bagian posterior dari lengkunganini trunkus renalis menipis menyesuaikan lekukan pada gas bladder. Caput renalisterpisah atas bagian kana dan kiri, terletak di anterior dari lengkungan tersebut memasuki daerah cranium.
Ikan juga memiliki alat perkembang biakan yaitu yaitu untuk jantan adalah sepasang testis dan betina adalah ovarium.
Pada ikan juga terdapat insang yang digunakan untuk bernafas dalam air dengan mekanisme menyaring oksigen.
Simpulan:
Makhluk hidup tumbuh dan berkembang menggunakan organ.Baik makhluk hidup yang ada di darat maupun di air semuanya pasti memiliki organ tubuh.
Ikan memiki organ yang masing masing bekerja menurut cara bekerja dan fungsinya masing-masing.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar